Di ewe sama kakak sendiri gila toketnya idaman ...

Di Ewe Sama Kakak Sendiri: Gila Toketnya Idaman ...

Rani menatap ke arah suara itu dan berkata, “Itu toket yang memanggil. Kita harus melanjutkan.”

Mereka melangkah bersama, tangan saling menggenggam, dan bayangan menghilang seiring mereka menyeberangi jembatan. Setelah menuruni lereng, mereka menemukan sebuah gua kecil yang dipenuhi cahaya biru lembut. Di tengah ruangan, tergeletak sebuah altar batu dengan lubang bulat di tengahnya. Di atas altar, tergeletak toket berkilau, bersinar seperti bintang di malam hari. Di ewe sama kakak sendiri gila toketnya idaman ...

Ewe tersenyum, matanya berkilau. “Itulah toket idaman yang sesungguhnya—bukan hanya milik satu orang, tapi milik semua yang membutuhkan.” Rani menatap ke arah suara itu dan berkata,

Dengan lembut, Rani menaruh tangannya di atas toket, lalu menatap mata Ewe. “Aku ingin toket ini menjadi simbol persaudaraan kita. Aku tidak ingin menggunakannya untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk membantu desa kita—menyediakan air bersih, mengobati yang sakit, dan melindungi hutan.” Di tengah ruangan, tergeletak sebuah altar batu dengan

©1997- Tradeeasy.com. All rights reserved.