Minta Pacar Nyepong Di Taman Kota Mumpung Lagi Sepi - Indo18 Official

Dinda terdiam. Angin malam berhembus, membawa aroma tanah basah dan bunga sedap malam dari ujung taman.

Aku tersenyum. Inilah momen yang aku tunggu-tunggu. Seminggu ini hubungan kami lagi canggung. Sibuk kerja, ditambah sering ribut soal hal sepele. Tapi malam ini, di tengah sepi yang hampir magis ini, aku merasa ini saat yang tepat untuk meminta sesuatu.

Lima menit kemudian, Dinda akhirnya menggeser tubuhnya lebih dekat. Tangannya yang dingin meraih tanganku. Minta Pacar Nyepong di Taman Kota Mumpung Lagi Sepi - INDO18

Aku menatap matanya. “Aku kangen… sama kamu. Bener-bener kangen.”

“Syaratnya satu,” bisiknya. “Kamu janji besok anter aku belanja ke pasar. Nggak boleh cancel.” Dinda terdiam

“Deal,” jawabku cepat.

Dinda kemudian menyandarkan kepalanya di pangkuanku. Matanya menatap langit malam yang mulai bersih dari awan. Inilah momen yang aku tunggu-tunggu

“Din,” suaraku pelan, hampir berbisik.

“Serem amat ya, mas. Sepi kayak gini,” ujar Dinda sambil melirik ke kiri-kanan.

“Bukan nyepong yang kamu maksud, kan?” godanya sambil menyembunyikan senyum nakal.

“Bukan begitu,” aku coba meluruskan nada bicara. “Maksudku, kita udah lama nggak quality time . Aku cuma butuh… pelukan kamu. Sentuhan kamu. Yang bikin aku lupa semua penat.”